Kamis, 03 Januari 2008

iapun saudaramu

dihati ini
hanya ada kenangan
yang tak pernah bisa lepas
meski banyak guncangan

desir desir badai
datang terus bersambut
menggantikan senyuman
jadi tangis dan kesah

hangat peluk ibu
dan isak tangis jerit bayi
seolah jadi tontonan
cerita kehidupan

derita bagi mereka bukan lagi kasihan
baginya itu hanya penghias layar kaca
tak perlu lagi kita tersentuh
apalagi harus sampai menurut dan prihatin

lalu dimana
naluri manusiamu
bukankah mereka juga saudaramu
meski mereka tak lahir dari ibumu..

namun ia pun saudaramu... masih saudaramu...

0 kritik&saran:

 
sumebyarlintang - © 2007 Template feito por Templates para Você