dihati ini
hanya ada kenangan
yang tak pernah bisa lepas
meski banyak guncangan
desir desir badai
datang terus bersambut
menggantikan senyuman
jadi tangis dan kesah
hangat peluk ibu
dan isak tangis jerit bayi
seolah jadi tontonan
cerita kehidupan
derita bagi mereka bukan lagi kasihan
baginya itu hanya penghias layar kaca
tak perlu lagi kita tersentuh
apalagi harus sampai menurut dan prihatin
lalu dimana
naluri manusiamu
bukankah mereka juga saudaramu
meski mereka tak lahir dari ibumu..
namun ia pun saudaramu... masih saudaramu...
Kamis, 03 Januari 2008
iapun saudaramu
Label: nyanyian
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 kritik&saran:
Posting Komentar