Kamis, 28 Februari 2008

maaf ..

maaf kuharus tinggalkanmu
melepaskan genggaman cinta kita
tlah kaubuat hatiku hancur
dengan sikap yang semesti tak kau lakukan
kauduakan cinta ini
cinta yang cinta tunggal ini
yang semestinya milik kita berdua

Rabu, 27 Februari 2008

kembang jambu

adakah kau sadari
ada mengikut dirambutmu
kembang jambu yang luruh
jatuh dirambutmu seperti uban

aku tertawa kecil dalam hati
kubiarkan tetap begitu
sampai diujung jalan akan kuberi tahu
kamu nampak cantik dengan begitu
meski terlihat seperti uban dirambutmu itu

aku slalu milikmu ...

adakah kau yakini
aku kan slalu milikmu
hingga akhir nanti

harusnya bisa kuyakinkan dirimu
akan ucap kata hatiku ini
akupun inginkanmu
sampai akhir hayatku
bersama salamanya...
dalam hidup ini..

tiada niatku gantikan dirimu
tempat dihati ini hanya untukmu
dan kupersembahkan hanya untukmu

jiwa lepas

jiwa yang lepas
bebas mengayangi alam
mencari dan bertarung
menari dan menyanyi
seiring kehendak hati

berjalan kemana kaki melangkah
berkelana dalam perjalanan usaha

peluk ini....

lima hitungan dari jarakku
akan sampai aku di pelukmu
kau diam lekat menatap aku
tangan kau rentang menyambutku

selanjutnya dua tubuh berpeluk
diam dalam syahdu kerinduan
tak ada ucapan kata terucap
hanya linangan air mata mewakili

dua insan tengah lelap dalam syahdu
hingga lelah menahan berat tubuh
akhir ucap kau katakan aku rindu padamu
tak ingin aku berpisah lagi darimu
dan tangan inipun akhirnya saling melepas

sepi .....

dan sepi..
sepi...dan sepi......
ketika kusendiri malam ini
bersandar diatas tanganku
duduk menatap langit malam

terus kupejam mata ini
sampai kutemukan bayanganmu...

dan sepi....
sepi dan sepi......
kembali aku terlelap dalam lamunan

hingga benar benar sepi ...
sepi suasana dan sepi malam ini ...
tapi kini ramai dalam hatiku
oleh bayang canda tawamu....

Selasa, 26 Februari 2008

lihat saja

diam dan duduklah disini
nanti kamu juga akan tahu
apa yang aku perbuat disana
tak perlu risaukan akan langkahku
aku bisa berjalan dengan baik
dan pasti aku akan kembali

lihat saja dari sini
jangan pergi dari tempat ini
lekatkan saja matamu
pada gerakku
jangan rubah arah pandangmu

aku ingin tunjukkan aku bisa
aku sanggup dan aku sedang berusaha

jawaban.....

ada nafas yang tak pernah bisa kutahan
ketika aku hendak diam dalam senyap
disini aku terus bergumul dengan pola pikir
bertarung dalam jiwaku kata benar dan salah

terang gelap timbul tenggelam
semua bergantian dalam satu layar
ketika muncul sebuah pertanyaan
semuanya memberi jawaban
tentang salah dan benar sesuai pahamnya

adakah aku akan mengambil yang mana
akan kupakai yang mana jawaban yang mana
inikah atau itukah semua nampak benar
tapi mantap hati ini telah memilihnya

satu jawab yang menenangkan hati ......

Senin, 25 Februari 2008

tandur pari

tandur pari ning galengan
ceblok siji siji gawe barisan
mundur urut narik jedaran
sikil ra obah kanggo gocean

aku lupa . ...

aku baru merasa saat kuraba
dari kantung celanaku ada sesuatu
ku raih kedalam dan kukeluarkan
buntelan kertas kini ada ditangan

kubuka dan kubaca tulisannya
yang mulai luntur karena telipat
cuma tulisan nomor telpon yang ada
tanpa keterangan ini milik siapa

malas cari jawabnya kubuang saja
waktu berlalu sekian waktu
sadarpun menghampiriku
ternyata itu nomor temanku
yang kukenal barusan lalu
hahahaaa... aku jadi tertawa kesal
entah ini kebodohan atau lucu..
sekarang dimana kertas itu.....?

Kamis, 21 Februari 2008

jejak itu

lembar demi lembar
kubaca dan kupelajari
setiap halaman hatimu

kucari setiap kalimat dari matamu
bilasaja ada pesan yang akan kausampaikan
dari lubuk hatimu yang terdalam
untukku yang menunggumu diseberang
jalan yang terpisah antara sisi ego dan malu

aku ingat pernah kutemukan
sebatang rumput yang kau tinggalkan
sebagai jejak yang harus aku pahami
petunjuk agar aku menghampirimu

inginku

tak inginku kau lepaskan.
genggam erat tanganku
kuingin kamu mencegahku
saat kuingin tinggalkanmu

jangan pernah engkau pinta
kumelepas pelukan tubuhmu
kuinginkan dari bibirmu akan kau ucapkan
jangan pergi tinggalkan aku kutak mau sendiri

sesungguhnyalah aku tak ingin tingalkan dirimu
pergi jauh ... jauh dari ..senyum dan tatap wajahmu

bila telah tiba waktu aku akan beranjak
kuingin kau ucapkan .. cepatlah kembali untukku
demi janji kita kau kan disini untukku hanya untukku...

inginku

tak inginku kau lepaskan.
genggam erat tanganku
kuingin kamu mencegahku
saat kuingin tinggalkanmu

jangan pernah engkau pinta
kumelepas pelukan tubuhmu
kuinginkan dari bibirmu akan kau ucapkan
jangan pergi tinggalkan aku kutak mau sendiri

sesungguhnyalah aku tak ingin tingalkan dirimu
pergi jauh ... jauh dari ..senyum dan tatap wajahmu

bila telah tiba waktu aku akan beranjak
kuingin kau ucapkan .. cepatlah kembali untukku
demi janji kita kau kan disini untukku hanya untukku...

Rabu, 20 Februari 2008

cabeku tumbuh

duduk temengul dikursi depan
bertelekan tangan diatas dengkul
wajah lekat kedepan tapi pikiran kosong
cuma mata aja terlihat serius memperhatikan

batang pokok cabe yang mulai tumbuh
dalam pot usang diatas teras yang mulai retak
daun yang mulai tumbuh selembar nampak ranum
menyebul jelas dari bawah tanah gembur

tiada ungkapan terucap hanya tepuk dalam hati
horeee.... tumbuh juga benih yang kutanam.
tidak sia sia apa yang usahakan terbalas sudah

siapa namamu..

duduk saling berhadapan
cuma terpisah meja ruang tunggu antrian
berbincang akrab seperti teman
kadang tertawa lepas dan nampak girang

aku dan kamu terus bicara
dari sini sampai kesana
mengupas apa aja yang ada
pengalaman juga cita-cita

waktu berlalu seperti peluru
cepat sekali aku baru tahu
sudah tiba waktu dan giliranku
aku dipanggil dokter sudah menungu

kita ternyata terlalu asik saat bicara
tanpa sempat kukenal namamu
sekarang baru sadar .. aku lupa
lupa tanya namamu dan alamatmu..

nunggang jaran

aku gemeteran ....
ndasku dadi mumet ra karuan
mubeng-mubeng koyo gasingan
wis ... aku ora kuat terus gocean

aku arep medun
aku ra kuat aku emoh..
aku arep medun
aku keweden tenan

mlayumu kebat tenan
koyo angin sa klebatan
gawe atiku ser-seran
sampe eluhku dleweran...

aku wis kapok ora meneh
aku ra gelem nunggang jaran...

kesel nunggu..

jam tujuh hampir berlalu
jam delapan sudah menunggu
dipojokan sudah jemu
lama berdiri jadi kaku

mata celingukan kaya kucing
tangan pegel pegang tas jinjing

ati kesel runyam ga karuan
ngomel ga jelas kaya kranjingan

sebel tenan aku ini
nunggu kereta kapan kesini
sudah lama dinanti nanti
apa telat kamu ini..

pisang

pisang...
pohon berlapis buah nyangsang
batang lurus tanpa cabang
buah manis bikin merangsang

pisang...
hidup hanya sekali
setelah berbuah dan bertunas langsung mati

Selasa, 19 Februari 2008

kembang gulo

kembang gulo ...
kembange lambe
roso manis ning pinggiran
kaya lintang ning tawang
sedelok trus ilang...

kembang gulo...
kembange bocah.
gawe ati dadi sumringah
bocah nangis iso meneng cep..

kembang gulo...
kembange ....


ada masanya

tak selamanya burung itu dalam luluan
suatu saat dia juga harus bisa mematuk sendiri

tak selamanya anak terus dalam momongan
nanti dia juga harus bisa menjaga diri

tak selamanya murid itu terus didikte
jika tiba waktunya dia harus berpikir sendiri

adakalanya kita belajar
adakalanya juga kita membuktikan
bahwa kita mengamalkan apa yang diajarkan...

Senin, 18 Februari 2008

hananing rasa

ning rasa
ning ati
ning tresno

padang nerangi ati
jembar kaya langit
ngayomi sigare nyowo

resolusi hari esok

nanti setelah malam ini
setelah fajar ini berganti
aku ingin seperti itu...

Selasa, 12 Februari 2008

sakit ya ?

rebahkan tubuhmu dibantal
sini biar aku pijitin kakimu
pejamkan saja matamu
kalo merasa sakit tapi tahan saja

mana sini tunjukan mana yang sakit
aku dengar kaki kamu terkilir ya ..?

jangan menjerit ya aku urut sebentar
nanti kalo sudah pasti baikan lagi

antara nasional Vs nasi goreng

pilh yang aku suka dan kamu suka

aku minta yang basah
jangan pedes krupuknya yang banyak

aku minta yang kering
aga pedes kasih acarnya biar sedikit asam

aku minta ga pake kecap
bawangnya sedikit biar jelas rasanya

aku minta yang pedes
telor dicampur biar keras rasanya..


silahkan mas dinikmati ....

sebelum menik - mati....

I believe my heart

Duncan:
Whenever I See Your Face
The World Disappears
All In A Single Glance So Revealing
You Smile And I Feel As Though
I`ve Known You For Years
How Do I Know To Trust What I`m Feeling

I Believe My Heart What Else Can I Do
When Every Part Of Every Thought
Leads Me Straight To You
I Believe My Heart
There`s No Other Choice
For Now And Ever My Heart Speaks
I Can Only Hear Your Voice

Keedie:
A Lifetime Before We Met
Has Faded Away
How Did I Live A Moment Without You
You Don`t Have To Speak At All
I`d Know What You`d Say
And I Know Every Secret About You

I Believe My Heart
It Believes In You
It`s Telling Me That What I See
Is Completely True
I Believe My Heart
How Can It Be Wrong
It Says That What I Feel For You
I Will Feel My Whole Life Long

I Believe My Heart
It Believes In You
It`s Telling Me That What I See
Is Completely True
And With All My Soul
I Believe My Heart
The Portrait That It Paints Of You
Is A Perfect World Of Heartu

Senin, 11 Februari 2008

kering

ilalang sedih dipinggir jalan
wajahnya sayu kering keriput

siput disampingnya juga hampir mati
liurnya sudah mencair kemana-mana

lalat diatas beterbangan kurang aturan
tidak tahu kalo disini sedang sumbang

tanah kering kerontang ga ada ujan
rekahananya mulai melebar mungkin sejengkal

rusa disini juga mulai bingung
rumput kini sudah hampir habis

katak juga mulai mengeluh
kapan hujan akan turun disini

tuan petani juga mulai risau
tiap hari hanya memandangi ladangnya

semuanya ternyata tengah gelisah
cuma gara gara hujan tak datang...

selly

pendiam tapi sangat perhatian
dari pengakuan semua temannya
aku dapat menggambarkan dia sangat bersahabat
semua yang dia kenal ia anggap sama saudara juga

dia yang selalu menjalin tali silaturahmi
setiap ada yang kesusahan atau butuh perhatian
pasti tak luput dari kunjungan juga dukungannya
meski aku tau dia itu bukan orang yang berkawajiban

tapi demi solidaritas dia lakukan apa yang mesti dia lakukan
karna baginya teman adalah saudaranya dan saudara adalah nyawanya juga

kadang dia rela melewatkan waktu istirahatnya yang sedikit
demi panggilan hati dan panggilan suara temannya yang gelisah

kamu semoga segala kebaikan yang telah kamu perbuat
dan semua usaha yang kamu lakukan akan medapat balasan pahala

terimakasih untuk semua.....

kerinduan ini

banyak waktu tlah berlalu
kita yang semula senantiasa bersama
tertawa dalam duka atau sebaliknya
kini semuanya nampak asing terasa
tiada lagi hal semacam itu lagi
dimana kita berjalan bersama
menjalani hari senggang dikala libur
atau sekedar berkumpul dan makan kacang

kini semua itu bagai sebuah kenangan
yang sepertinya sulit untuk mengulang
masa indah yang pernah tertuang

meski sebenarnya jika kita ingin kita bisa
mengulang segala kenangan indah itu
tapi semuanya merasa ragu entah karena apa
mungkin kesibukan kita juga
atau karna kita telah merasa dewasa
hingga enggan melakukan sesuatu
yang biasa mereka anggap hal konyol
namun sebenarnya itulah hal terindah itu

sungguh akupun masih ingin
berkumpul dengan mereka
teman dan sahabatku
seperti dulu riang tanpa beban...
aku rindu pada kalian...

Sampai disini….


Mungkin takdir yang kuasa

Akhirnya kita juga harus berpisah

Kau pilih jalanmu dan kujalani hidupku

Meski berat hati melepas kita berpisah disini

Kuseka airmatamu dan kau lepas gengam tanganku

Saat itu berat tuk katakan aku masih cinta kamu

Andai saja bukan akhir ini yang terjadi

Aku kan tetap disisimu pasti..

Menemanimu sepanjang usia dan waktuku..

Tapi semua tlah terjadi semua tlah terjadi…

masih tetap

aku tetap berjalan sendiri
masih dijalan yang sama
aku bernyanyi kecil didalam hati
sambil terus mengayunkan kaki

meski sungguh tak ada tujuan
dari perjalanan kaki ini
kecuali merenung dan menuju rumah
tapi aku tak merasa lelah

karena perjalan malam ini
mebuat hati dan jiwaku
merasa tenang dalam suasana
seperti ketika minum dikala haus

meski mata dan wajah tertunduk
dan kadang aku mendongak
tapi aku tak merasa sedih dan terluka
aku lakukan semua untuk lebih menghayati

apa yang aku rasakan atas keinginan hati
dan mempelajari apa yang ditunjukkan malam
juga untuk mengoreksi lagi, apa yang tadi siang aku lakukan
entah kesalahan yang bodoh, atau pelajaran yang aku dapatkan..

aku terus merenung dan terdiam dalam perjalanan
hingga aku sampai didepan pintu rumahku
namun tetap tak aku temukan jawaban pasti
apa jawaban atas perenunganku ini
mungkin akan kulanjutkan esok malam lagi..

selamat jalan

lama tak pulang kerumah ternyata ada kabar yang mengejutkan.
kamu menikah dengan seseorang wahhhh... kaget aku tapi aku coba untuk tetep tenang dan diam ..
tenda yang aku kira pernikahan siapa ternyata itu tenda pernikahanmu..

ternyata begitu cepat kamu membuat keputusan ..
sebelum aku sempat menguraikan dan membuat keputusanku
tapi aku sadari mungkin sudah lama kamu menunggu..
dan mungkin ini waktumu kamu harus mengambil keputusan juga ..
dan kamu akhirnya menikah dengannya ..

mungkin aku perahu yang terlambat berlabuh
atau mungkin ada rencana lain dari nahkoda
agar aku bersandar di pelabuhan yang tepat
dimana disitu yang mungkin tempat terbaik untukku bertambat

aku sadar kesalahanku terlalu memikirkan diri sendiri
tak pernah menguraikan keinginan hatiku
yang mungkin telah lama kamu menunggu
tapi aku juga tak bisa segampang itu
aku sadar keterbatasanku aku mempersiapkan diri
untuk semua itu,masih ada ragu di hati ini

tapi tak apalah kamu memutuskan ini
semoga kamu tetap tersenyum dalam bahagia..

seperti niatku dulu ...
aku tak takut kehilangan cintamu dan dirimu
yang aku takutkan hanya tak bisa membuatmu bahagia

karna itu aku tak merasa sedih dengan kehilangmu
terimakasih buat waktu yang telah mempertemukan kitaa

 
sumebyarlintang - © 2007 Template feito por Templates para Você