Selasa, 15 Januari 2008

tiba waktu mata tuk terpejam

then ....

tiba waktuku untuk memjamkam mata
telah penat mata ini terbuka
sehari penuh memandang dunia

kini malampun telah jauh beranjak
meninggalkan timur menuju barat
berangkat dari ufuk timur tenggelam di ufuk barat

mari tangan mari kaki
mari semua anggota badan
temani aku tidur malam ini

kita lelap sebentar
kita istirahat sebentar
kita mesti menikmati nikmat yang sebentar ini...

jadi juga wordpress gw


haha haha..
setelah beberapa jam berkutat didepan monitor ..
klik sana klik sana, dengan sistem coba dan coba lagi..
setelah semangat hampir putus karena udah berpuluh-puluh kali mencoba masih gagal dan gagal lagi..

akhirnya bisa jadi juga halaman wordpress gw ..hahahaa..

demi mengikuti ajakan si irrr nich gw ampe lembur
awas lho irrr kalo ga mampir ..

tapi maaf irrr tampilan halamannya mirip ama punya lhu.. gw emang nyontek dari lhu..wawwkkakakkk

oh ya ni nama WP gw http://anthoo.wordpress.com/

ada sisa-sisa suara

Ada sisa-sisa suara yang bergema dalam dada
Aku tak mendengar apapun, gemuruh di luar pintu,
ia terus mengejarku, ia terus menghatuiku
Mengendalikan seluruh gerak dan naluriku

Ada akal yang masih bening, ada budi yang masih jernih
Bertarung serentak bergumul bola-bola api,
ia terus membelenggu, ia ingin melukaiku,
membalut semua indra akal fikirku

Ada yang tak dapat aku lepas meskipun berulang aku coba
Waktu berputar semakin cepat, aku telah jauh tertinggal
Ada yang tak pantas aku sandang, setumpuk penghargaan
Lebih baik kutelan kata-kataku, angan-anganku
hu hu hu hu hu hu hu...

Ada akal yang masih bening, ada budi yang masih jernih
Bertarung serentak bergumul bola-bola api,
ia terus membelenggu, ia ingin melukaiku,
membalut semua indra akal fikirku

Ada yang tak dapat aku lepas meskipun berulang aku coba
Waktu berputar semakin cepat, aku telah jauh tertinggal
Ada yang tak pantas aku sandang, setumpuk penghargaan
Lebih baik kutelan kata-kataku, angan-anganku
ho ho ho ho ho ho ho...

kereta ekonomi

kereta yang melaju kencang
desak penumpang yang berjejal
peluh yang tak henti mengucur
sesak nafas sarat desahan
rintih orang sebelah yang terinjak kaki
kibasan tangan mengusir gerah
bola mata yang hilir mudik
mulai mencari pemandangan keluar
rasa jenuh yang terus mengeluh
wajah manis yang terus tertunduk
senyum kecil diujung bibir
gerai ranbut yang jatuh diata pelipis
gerak jemari menyisir rambut yang panjang
desakan tubuh yang berebut turun
distasiun tujuan pulangnya
bising suara jerit yang tak ingin terhimpit
dengung suara kereta yang mulai beranjak
hendak melaju kestasiun berikutnya
entah sampai mana kereta ini
karna akupun turun di tujuanku

Rabu, 09 Januari 2008

menunggu kamu lhoo

aku menunggumu ♫
datang menghampiriku ♫
aku bertanya kan kau jawab♫
bilaku salah kan kau ralat haaa..♫

aku merasa sendiri didalam duniaku♫
entah apa yang harus kumainkan..♫
kawan manakah yang membimbing♫
aku berjalan didunia ini..♫

hanya dorongan semangat yang terus kutahan..♫
entah semangat manakah yang berbisik..♫
aku berjalan dijalan ini..♫
mungkin karna ku merasa tak punya apa-apa♫

dudud duu♫ dudud dudu♫
hhohoho ho♫ ho hoho hoho ho♫
trala lala la lala lala ♫

Selasa, 08 Januari 2008

selasa ini

dua bintang meremang di ujung timur
nyala cahayanya tersabut oleh awan
berkedip mengisaratkan bahwa ia ada

angin sepoi menyapu wajah
membasuh muka yang lesu
menyentuh kebawah kulit ini

runtuh jatuh dedaunan
warna kemuning yang mulai kering
menyebar menyeraki pelataran

bulir-bulir embun yang mulai turun
dibawah tiang lampu yang menambah indah
buliran embunpun nampak bercahaya

dengung binatang malam menjadi latarnya
mengiang mengisi sepi dan tenangnya suasana
bagai lengkingan suara biola dan seruling anak gembala

derap-derap kaki yang mulai melemah
berharap segera sampai didepan rumah
membaringkan tubuh yang sejak tadi resah

hari kedua ...

pelajaranku kini memasuki hari kedua,
aku senang ada juga yang mau mengajariku sesuatu yang ia tau.
aku ingin berterikasih padanya,entah dengan apa caranya.
aku tak yakin bisa membalas budinya
aku hanya bisa mengucapkan kata terimakasih padanya
semoga ia terima kata terimakasihku
semoga ia senang terus mengajarku..

terimakasih sobat ...
jasa sangat berarti buatku
jikapun harus membayar pasti aku tak sanggup
.......

kuingin menangis

jangan menatapku
palingkan wajahmu dariku
balikkan badanmu kebelakang
jika perlu pergilah kamu sekarang

aku tengah menangis meratapi diri
aku ingin sendirian disini untuk kali ini
tak perlu kau temani aku saat ini
terimakasih untuk niatmu yang tulus suci

sungguh aku ingin sendiri kuingin menyepi
biar kudekap malam ini kuserap smua heningnya
ingin kunikmati saat ini menumpahkan sgala dukaku
jangan usik tangisku aku ingin menangis dalam jiwa

sebuah pertanyaan

ada dua orang sedang berlari

a]. apa yang mereka kejar ..?

b]. apa yang mengejar mereka..?

jawabnya :

a]. mereka mengejar apa yang dalam pikiran mereka sendiri, berusaha meraih apa yang mereka inginkan,berusaha memiliki yang belum mereka miliki.

b]. ketakutannya yang mengejar mereka,ketakutan akan kekalahan dan ketakutan akan berkurang/hilangnya sesuatu dari dirinya

anak yang terbuang

anak itu menangis disepanjang jalan
koasnya basah oleh buliran airmata
dia terus menutupi mukanya dengan tangan
kakinya jejingkrakan karna kesal

ia terus meraung meratap pada waktu
kondisi yang telah memisahkannya dari ibu
ia terus berteriak meminta pada sesiapa saja
bertanya dimana ibu..ooh..ibu.. engkau dimana..

perjalan entah masih seberapa panjang
kaki kecil mulai lelah,menapaki jalan tanpa ujung
mengajaknya berhenti dujung kota
yang terpinggir oleh ekonomi

sementara perutnya mulai bertanya
mana asupan yang harus kuserap
sibocah bingung apa yang harus diberikan untuknya
jangankan sepotong roti,sesuap nasi ia tak berbekal

rasa bingung semakin membuatnya menangis semakin lama
entah apa yang harus kuperbuat dengan rasa laparku
apa yang mesti kutelan untuk menghilangkannya
ibuu... dimana kau kini...anakmu membutuhkan suapanmu.

Tuhan bimbinglah aku dalam cobaan ini
Tuhan sadarkanlah ibu... bukakan lagi hatinya
kembalikan ia pada kami..
semoga nurani membawanya kembali

Senin, 07 Januari 2008

dimana kesadaran mereka..?

setiap sudut kujelajahi
kucari setiap petunjukMU
kugaris bawahi setiap peringatanMu
dan mencermati setiap kalimat-kalimatMu

aku mencoba berjalan kearahMu
meski kutahu jalan menujuMu kini tak mudah
kini banyak mereka menebar duri disetiap jalaMu
merekapun siramkan air lumpur agar kami tergelincir

mereka kini tak lagi mengindahkan perintahMu
mereka turunkan peringatan yang engkau pasang
mereka menganggap peraturan yang engkau buat tak cocok buatnya
mereka mulai membuat aturan yang mereka benarkan sendiri

ohhh... darimana mereka berasal
kini mereka melupakan alamat dimana mereka berangkat
mereka seolah nelayan yang enggan kembali
setelah menemukan banyak nikmat yang mereka dapat atau mereka,..
merasa mendapat petaka yang membuatnya enggan kembali

ohhh...sadarkah mereka,kini engkau murka kepada mereka
mereka tak sadar semua peringatan ini
mereka hanya mengalihkan kesalahan mereka
mereka hanya menambah keluhan tanpa sadar ini balasan dariMu

illah .. Tuhan kami...
Tuhan yang Maha pengasih lagi Maha penyayang
ampunkan mereka yang tak ingat
mohon bukakan akal kesadaran mereka
mereka lalai,mereka ingkar terhadapmu
maka mohon ridhokan agar mereka kembali..

HIDUP

hidup ...

tiada yang sama jalan hidup ini
slalu berbeda setiap saat
jalannya tak pernah tenang
senantiasa berkelok dan bergelombang

hidup...

jalan setapak yang mesti ditempuh
entah bagaimana caramu
dengan upaya apa yang kamu mau
meski senang maupun susah

hidup...

aliran yang mesti kau ikuti
kadang batu padas menghatammu
juga kedung dalam pun membuaimu
tapi gemerciknya bisa membuatmu bermimpi

hidup...

gembalaan yang mesti kau arahkan
amanat yang mesti kau jagakan
suatu saat nanti ada waktunya
Sang Pemilik akan mengambilnya

hidup...

kertas putih yang menjadi catatanmu
baik yang yang kau tuliskan
atau buruk yang kau goreskan
semu jadi tanggung jawabmu

hidup...

timbangan yang ditanganmu..?
jujurkah anggota badan pada hatimu..?
adilkah hati kiri dan kananmu..?
sesuaikah dengan nalurimu..?

hidup....

pijar waktu yang misteri
kapan semua akan berakhir..?
kapan kita akan bangkit lagi..?
semuanya milik dan kuasa illahi..

Jumat, 04 Januari 2008

sahabat

sahabat ...
teman dikala aku terbangun disetiap hari
bersamanya aku membangun cerita
kadang suka kadang duka yang tertanggung bersama

bersamanya aku bisa tertawa
meski luka menghampiri
mereka yang memberikanku
dukungan atas usaha-usaha

sahabat...

mereka yang kuanggap saudara
meski bukan lahir dari rahim ibuku
menghormatinya adalah hal mulia
seprti menyayangi keluarga kami

sahabat...

meski kadang ada perbedaan diantara kita
namun itu hanya pelengkap kekurangan sesama
perbedaan bukan untuk disikapi
perbedaan untuk dipahami

sahabat...

kita cerita yang kadang terlupakan
oleh kesibukan pribadi yang padat

pergantian

kelam malam tlah berlalu
kini pagi merayap naik ke singgasana
binatang malam kembali kesarang
berganti dengan yang hidup disiang hari

semua teratur layaknya putaran roda
tiada yang menyipang dari jadwalnya

jika malam adalah sunyi
berlatar gelap dengan berirama tenang
siang hari penuh gegap gempita
semua sibuk berusaha

karena siang waktu untuk bekerja
bukan peranduan tempat merebah badan
membuat janji bersama mimpi
lelap dalam dekapan nyenyak...

Demi kamu

suatu kali dihari itu tanganku tengah sibuk
nerakit bentuk objek burung kecil dari kertas

kau duduk disampingku
memperhatian semua yang kuperbuat
mulanya kau bertanya
apa yang sedang kau buat

tapi kubiarkan kau penasaran
dengan jawaban liat nanti hasilnya
engkaupun akhirnya diam
hanya matamu saja yang masih mecncari jawaban

akhir jawaban pun tiba
burung kertas selesai kubuat
engkau berkata lirih ..oh..
dan kutanya kamu
apakah ini bagus
namun kau jawab
boleh aku minta
maka kupindahkan
ketanganmu kerana
sengaja ini kubuat untukmu

andai saja aku bisa
akan kubuatkan untukmu
apapun yang kau mau
demimu yang tercinta

Kamis, 03 Januari 2008

ia tercipta untukmu

ialah untukmu
cinta yang kau tunggu
tak perlu lagi engkau mengelak
sebab telah lama kau menanti

engkau ingin berkata tidak
tapi kutahu hatimu enggan menolak
dia seseorang yang kau pinta
disetiap doa siang dan tengaj malam

jangan kau lihat,nilai dari parasnya
wajah bukan ukuran garis
sebab doa yang kau pinta itu ikhlas
pasti Tuhanmu lebih tahu

siapa yang pantas untukmu
tak usahlah kau menyesal dulu
siapa tahu nasibmu esok

belum tentu angan anganmu
yang selalu kau pertahankan
dalam mimpi dan halusinasimu
adalah yang terbaik untuk kedepan

hidup ini sudah suratan
semua telah digariskan
dengan siapa akan bersama
menjalani bahtera kehidupan dewasa

kita boleh menulis cerita harapan
berusaha mengarang dengan baik
dengan akhir cerita bersama pangeran
tapi suratan tak berkata demikian

syukurilah apa yag Tuhan berikan
karena orang masih ada yang berharap
dengan apa yang kau miliki
jangan menjadi fasik dengan nikmat

aku tau kau cukup dewasa saat ini
tak perlu lagi aku bercerita
mendongengimu cerita buaian
kini saatnya kau bangun
menjalani hidupmu yang nyata....

let's go

ketika hati penuh semangat
rga terasa ringan melangkah
seolah kaki hanya terseret
mengikuti arus hati kemana

tiada rintangan yang berarti
semua terlihat mudah
bagai permainan yang sudah terbaca
tak terasa sampai juga pada akhirnya

bagai gulir bola rotan
menggelinding dari puncak bukit
siapa bisa menahan
semangat tanpa batas

tak bisa kujawab

disepanjang jalan aku pulang
terlantun dari bibirku
sebuah lagu kenangan
mengiri gerak kakiku

tiba-tiba dihati ini terbayang
pada satu bayangan wajah
samar-samar namun jelas
mengisyaratkan itulah wajahmu
engkau yang pernah kukenal

dijalan ini pula
pernah kita lewati,pernah
kita torehkan cerita disunyi malam
ketika itu kau yang memintaku
mengantarmu membuang sunyi

kau ajukan satu pertanyaan
masihkah malam berikutnya milik kita
namun tak kujawab
engkau diam menatap wajahku

sepi malam semakin membuatku tertikam
rasa gugup juga degup jantung yang kencang
aku tak tahu harus semestinya kuperbuat apa
semua terdiam kecuali desir angin malam

oh...malam.. kau ajak aku kesini
menatap sepi pada wajah misteri
harus kutanya apa..padanya
sedang tanyanya tak bisa kujawab

aku mengerti apa maksudmu
tapi aku tak sanggup berkata iya
yang kuingin hanya berlari
berlari sejauh mungkin

tak ingin kau melihatku
mendapati wajahku merah biru
menahan rasa tersembunyi
aku sedang jatuh hati

janji suci

by : yovie&nuno

dengarkanlah .. wanita pujaanku
malam ini akan kusampaikan
hasrat suci kepadamu dewiku
dengarkanlah kesungguhan ini

aku ingin mempersuntingmu
tuk yang pertama dan terakhir
jangan kau tolak dan buatku hancur
kutakan mengulang tuk meminta
satu keyakinan hatiku ini
akulah yang terbaik untukmu

dengarkanlah .. wanita impianku
malam ini akan kusampaikan
janji suci satu untuk selamanya
dengarkanlah keseungguhan ini

aku ingin mempersuntingmu
tuk yang pertama dan terakhir

jangan kau tolak dan buatku hancur
kutakan mengulang tuk meminta
satu keyakinan hatiku ini
akulah yang terbaik untukmu

jangan kau tolak dan buatku hancur
kutakan mengulang tuk meminta
satu keyakinan hatiku ini
akulah yang terbaik untukmu

jangan kau tolak dan buatku hancur
kutakan mengulang tuk meminta
satu keyakinan hatiku ini
akulah yang terbaik untukmu
akulah yang terbaik untukmu

seruan adzan

Allahu Akbar, Allahu Akbar ; artinya: " Allah Maha Besar, Allah Maha Besar"

Asyhadu alla ilaha illallah ; "Aku bersaksi bahwa tiada sesembahan selain Allah"

Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah ; "Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasul Allah"

Hayya 'alash sholah ; "Mari menunaikan shalat"

Hayya 'alal falah ; "Mari meraih kemenangan"

Allahu Akbar, Allahu Akbar ; " Allah Maha Besar, Allah Maha Besar"

Lailaha ilallah ; "Tiada sesembahan selain Allah"

-------

hati siapa kiranya tak tergetar mendengar adzan yang berkumandang..
hati siapa kiranya yang tak terpanggil ketika lafads demi lafads adzan terlantun
inilah kalimat panggilan bagimu wahai orang-orang yang beriman
inilah seruan bagimu hati-hati yang bertakwa
maka...
penuhilah panggilan dari tuhanmu
tunaikanlah kewajibanmu kepada tuhanmu
bersholatlah karena sholat adalah tiangnya ISLAM
bersholatlah karena rasa syukurmu




Anas ( pemulung )

kupunguti sekeranjang sampah yang berceceran, demi menu makan hari ini.
setiap barang bekas sangat bernilai dalam hitungan timbangan lebih banyak yang kudapat akan lebih banyak pula beras bisa kubeli.
bukan lagi rasa malu yang kupertahan demi memenuhi kebutuhan perut dan kelangsungan hidup.
aku kerjakan semua ini dengan suka duka,sebab ternyata inilah cobaan yang deimbankan Tuhanku di hidup ini.

aku bekerja penuh waktu, tapi kadang tak mengenal waktu dari petang pagi hingga gelap malam.
berjalan sepajang jalan mengais bekas barang tak terpakai yang terbuang,kadang aku mengorek bak sampah milik orang-orang kaya, kukumpulkan barang yang tak mereka gunakan lagi setelah mereka membuangnya.

setiap hari aku hanya berdoa semoga hasil yang kudapat akan banyak hari ini, karena hanya itulah yang terlintas dibenakku,aku tak sempat lagi berhayal andai nasib ini dapat berubah,aku menjadi kaya seperti mereka yang bak sampahnya kudatangi setiap hari,sebab inilah hiudpku yang pasti.

meski pekerjaanku ditempat yang kotor oleh kuman, namun hatiku tak sekotor tangan dan bajuku, aku masih mana yang halal dan mana yang haram, akupun masih ingat mana barang menjadi hakku dan mana barang yang tak boleh kuambil.

aku selalu mengontrol diri jangan sampai rizki sedikit yang kudapat hari ini akan tercampur,dosa haram milik orang lain yang bukan hakku.tak ingin kujamah barang yang masih ada pemiliknya.

hasil yang kudapat memang tak lebih dari kebutuhan pokok beras dan lauk pauk untuk hari ini,namun aku bersyukur masih ada rizki untuk hari ini.

kadang akupun berpikir ingin menyisakan hasil usahaku hari ini untuk masa depan,kusimpan dalam celengan sebagai tabungan,tapi kebutuhan berkata lain, sebab kebutuhan hari ini tak dapat ditebak.
kadang ada rizki kami berlebih namun keluarga kami ada yang sakit,selalu ada saja kejadian yang bisa terduga,tapi berhenti berusaha bukanlah hal terbaik maka kuhanya selalu berdoa semoga esok hari bisa lebih baik.

hidup ini misteri

pandangi langit malam
suasana tenang dala pelukan
indah meski tanpa bintang
buliran hujan turun perlahan

angin semilir mengiringi jalan
berhembus lirih merekatkan mesra
kgandeng tanganmu yang dingin
kau rebahkan wajahmu di pundakku

waktu kuingin lambat bergulir
biarkan sejenak nikmat ini bertahan
belum tentu esok ini kan terjadi
karena esok masih misteri

kuingin kau tetap disampingku
tapi aku tak yakin kau bisa
karena esok siapa yang tahu
sedang menit inipun masih masih misteri

sebab hidup adalah misteri Tuhan
siapa tahu misteri tersembunyi
hanya ialah yang mengerti..





iapun saudaramu

dihati ini
hanya ada kenangan
yang tak pernah bisa lepas
meski banyak guncangan

desir desir badai
datang terus bersambut
menggantikan senyuman
jadi tangis dan kesah

hangat peluk ibu
dan isak tangis jerit bayi
seolah jadi tontonan
cerita kehidupan

derita bagi mereka bukan lagi kasihan
baginya itu hanya penghias layar kaca
tak perlu lagi kita tersentuh
apalagi harus sampai menurut dan prihatin

lalu dimana
naluri manusiamu
bukankah mereka juga saudaramu
meski mereka tak lahir dari ibumu..

namun ia pun saudaramu... masih saudaramu...

kubuang kenangan

aku merasa bosan
dengan semua ini
inginku sudahi
semua permainan

meski wajah lusuh
keringat bercampur debu
segala penat menggayut
dipundakku yang berkerut

jejak kaki-kaki
ingin kuhapus smua
lupakan cerita
kita bersama

aku tak ingin lagi
bernyanyi dalam ceria
lebih baik aku menangis
malihat wajah dunia

kubuang kenangan
seribu tandatangan
yang pernah tertuang
diperjalan...hu huhu..di perjalanan...

nyanyian subuh

sebaris rumput diujung sana
setapak jalan dipematang sawah
inginku menghampirinya
menyatu bersama lembutnya angin

air ditelaga pancuran yang mengalir
tetes-tetes embun dedaunan
ingin kukesana inginku..
menjilati distetiap teduhnya

matahari pagi merah tembaga
cerah sehabis turun rintik hujan
ingin tetap kuberdiri
menyirami diri bermandi cahayanya

angin dingin suasana tenang
bertabur buliran embun pagi
hangat jiwa berbaur semangat
menanam harapan

disepetak sawah aku titipkan
hasil yang kuusahakan pagi ini
disepetak sawah ini kutinggalkan harapan
bersamanya kularutkan keringat

bersamanya ku bergumul bersama cangkul
bersamanya ku bernyanyi bersama nasib
bersamanya ku menari bersama hitamnya lumpur
bersamanya harapan doa dan masa depanku..

Rabu, 02 Januari 2008

ya Nabi

ya Nabi
salam dan salawatku untukmu
semoga rahmat dan berkah tercurahkan pada keluargamu

hamba yang asing ini
yang tak pernah engkau kenal sebelumnya
aku dari abad yang jauh dari masamu
aku memohon kemurahan hatimu
untuk memberikan syafaat untukku
di akhir hidupku nanti

hamba memang kurang dalam beramal
kurang dalam mengamalkan amal

tapi pada siapa lagi
kalo bukan padaMu ya Nabi
karna engkaulah tempat mengharap syafaat

untuk saudaraku

untuk saudaraku yang saat ini sedang mengalami musibah
untuk saudaraku yang sedang dalam keadaan susah
untuk saudaraku yang tengah menangis merenungi cobaan
untuk saudaraku yang belum tidur karena menahan lapar
untuk saudaraku yang sibuk memikirkan kelanjutan nasib anak dan istrinya
untuk saudaraku yang larut menghibur anaknya karena tak bisa tidur menahan sakit
untuk saudaraku yang menyibukan diri mencari obat bagi kerabatnya yang sakit
untuk saudaraku yang menahan air mata karena tak ingin terlihat oleh anaknya
untuk saudaraku yang berdoa bermunajat kepada Tuhannya
untuk saudaraku yang sedang mengadukan deritanya kepada Yang Pengasih
untuk saudaraku yang tengah memohon keadilan kepada Yang Maha Adil, karena tak ia dapati keadilan di bumi ini

aku hanya bisa mengiringimu lewat kata-kata ini...
semoga derita yang kalian keluhkan mendapat jawaban
semoga doa yang kalian panjatkan akan menjadi doa yang terkabul di malam ini
semoga tangis kalian malam ini akan menjadi nikmat di akhirat kelak

amin.....

kau yang disana

kau yang disana
ku ingin kau tahu
aku sangat mencintaimu
meskipun kau tak tahu perasaanku

masih kutahan rasa ini
tetap kupertahankan seperti semula
seperti awal kita jumpa

bagai nyanyian pagi
kan kulagukan slalu

kau cintaku
kau sayangku
kau kekasih hatiku
kau meski kau tak tahu betapa kumencintaimu'
ku kan slalu menyimpan wajahmu di hatiku.. dihatiku...

21:51

hai ci
sepertinya hari ini cepat berlalu ya..?
tak terasa malam merambat lebih cepat
aku lihat jam di dinding sudah menunjuk pada jam setengah sepuluh
mata juga terasa udah mulai berat,sepertinya gw udah ngantuk nich..
kalo boleh gw mo minta izin, gw mo sholat isya trus mo bubu
udah malem nich ... gw takut ntar bangunnya kesiangan ...

oh ya .. inget lagi..
kaki gw masih terasa sakit ..
dari minggu kemaren, mungkin kamu baru tau saat ini ya..?
gw lupa bilang kemaren, abisnya kemaren mo kewarnet rasanya males banget..
gw berharap lho bantuin gw melalui doa ya.. biar kaki gw cepet baekan ....
biar gw bisa cepetan bisa lari-lari lagi, n bisa main bola lagi...

mungkin ini aja yang mo gw bilang ke lho saat ini
maklum waktu terus bergulir
n mata gw udah tambah redup aja..
dah ya gw bubu

ingsun

penat serasa menyesakkan jiwa ini
mata tolong pejamlah sejenak
dalam kepekatannya kuingin menari
bersama bidadari penghias mimpi
ingin kuhempaskan tubuh ini kedalamnya
di bentangan alas pembaringan
sejenak ingin kunikmati nyamannya
peluk malam yang semakin dingin dan sunyi
istirahatlah raga yang letih
berdzikirlah ruh yang takwa
tetaplah mengalir darah
ditubuhku seperti perintahkan olehNya
tetaplah begitu sampai nanti
agar aku bisa bangun ketika hari telah pagi
malaikat penjagaku catatlah amalku
mohon pintakan kepada yang maha pemaaf
ampunan atas sgala khilafku hari ini
bidadari di syurga catatatkanlah aku
kedalam daftar tamumu
niatkanlah milikmu menjadi milikku
hadiah atas kesabaranku
air sungai yang teduh
sudilah aku menjadi pemilikmu
izinkanlah aku meneguk tetes kesejukanmu
tuhan hanya doa yang mamapu kupanjatkan
mengiringi kejapan mata ini
semoga engkau ridho dan mengabulkannya

masih ujan

hujan tiada henti
dari awal liburan sampai saat ini hari pertama kerja
tadi karna takut ujan bakal deres lagi gw berangkat dari rumah jam setengah lima pagi
dari pada gw kesiangan karna ujan lebih baik gw kepagian, kan lumayan bisa ngeteh pagi2
sampai stasiun ternyat hujan bener2 turun dengan derasnya sampe gw sempet neduh dulu nungguin bis.
tapi karna bisnya kaga lewat-lewat maka gw jalan nyari soto ayam langanan.
abis bungkus soto ayam gw liat ada bis lewat depan gw, gw langsung ngacir aja..
naek trus ketiduran.. hehe maklum suana dingin-dingin mata jadi cepet ngantuk..

dan hingga akhirnya gw nyampe jam tujuh kurang lima menit..

salah siapa musibah ini

musibah terjadi dimana-mana, berbagai musibah terjadi silih berganti bahkan ada yang terjadi dengan berbarengan. banjir terjadi hampir diseluruh nusantara, gampa, angin puting beliung yang merobohkan rumah dan pepohonan, dan masih banyak lagi musibah yang tak tersebutkan baik musibah yang kecil maupun besar.

lantas siapa yang mesti disalahkan..?
semua menyebut ini kesalahan dari pemerintah ...!!
tapi apakah benar ini semua mutlak kesalahan dari pemerintah..?
bisa berbuat apa yang namanya pemerintah ..?!!

tapi sebenarnya semua musibah ini adalah kesalahan kita,baik kita yang berperan sebagai masyarakat kecil maupun masyrakat yang bernaung dalam kantor pemerintah..

lalu apa kesalahan kita..? !!

kesalahan kita adalah :
siapa yang menebang pohon secara liar atau yang kerennya disebut pembalakan hutan ..?
mungkin dibenak kita ada yang menyebut, para cukong kayu yang berbuat...
tapi sebenarnya siapa yang bekerja untuknya..?
bukankah mereka yang bekerja pada cukong itu adalah masyarakat sekitar yang demi sesuap nasi rela menukar pohon yang menjadi pelindung kampungnya dengan lembaran uang.?

bukankah mereka pejabat daerahsetempat yang demi uang pelicin yang bernilai wah, rela menukar ijin pengelolaan hutan dengan amanat yang mereka emban,demi uang yang mereka anggap lebi, namun sebenarnya uang mereka dapat bukan berasal dari rizki tuhan mereka karena bukan dari hasil yang halal karena dari hasil yang kotor dan dari pemikiran bisikan setan yang picik, mereka tak lagi menerapkan aturan yang semestinya mereka tegakkan.?

mereka masyarakat sekitar yang menyaksikan hutan mereka dibabat knapa diam saja tanpa berusaha mencegah, knapa tidak berusaha melindunginya ketika tangan-tangan jahat merambahnya..?

lalu ketika terjadi musibah yang mereka dapatkan akibat dari perbuatan mereka sendiri, mereka sama-sama berkilah, ini semua kesalahan pemerintah yang tak mau mengambil sikap terhadap semua masalah yang terjadi..

mereka tak ingat lagi atas apa yang mereka perbuat,mereka tak mau merenungi kesalahan mereka sendiri.

bukankah sudah hukumnya jika kita menginginkan perlindungan maka kita juga harus berusaha melindungi apa yang menjadi pelindung kita ..? lantas kenapa kita tidak menjalankan kewajiban kita untuk melindungi hutan yang bakal menjadi pelindung kita ..?

saya tidak berusaha menyalahkan siapa-siapa tapi saya berusaha mengingatkan kesalahan yang mesti diperbaiki ..
kita tidak dapat mengahapus semua kesalahan kita tapi setidaknya kita bisa memperbaikinya...

 
sumebyarlintang - © 2007 Template feito por Templates para Você