akupun terkesiap oleh sikapmu
kau biarkan aku sendiri melawan takutku
kautinggalkan aku sementara masih mengalir darah ditanganku
perang memang baru saja usai, tapi trauma masih tinggal dihati
tak bisakah menunggu sejenak, sampai semua tanah mengering
dan bau anyir dibajuku lenyap dari rongga hidung
memang benar katamu sebelum perang ini dimulai,aku tak semestinya berada disini
seharusnya aku berada di kampung mencangkuli sawah atau menggembalakan kerbau
tapi semangatmu yang menggodaku, ketika kau teriakkan . ayooo hidup merdeka atau mati terhormat .
sehingga aku berada disini , berjuang demi anak,istri, kampung dan negriku ....
Selasa, 29 Juli 2008
petani yang berjuang demi kampung
Ditulis oleh sumebyarlintang 0 kritik&saran
Label: hari itu
ais
langit berkatalah, aku diam menunggu
sengguk hati muram di bawah payung hitam
angin diamlah sejenak,jangan guraui kulitku
aku.... ingin sendiri .................
Ditulis oleh sumebyarlintang 0 kritik&saran
Langganan:
Postingan (Atom)
