suara serak setelah teriak masih terasa,
berat untuk mengucapkan meski hanya seucap kata
keringat masih meleleh mengucur dibasahnya bajuku
panas benar hari ini 14 agustus,hari lahirnya pramuka
yang berlambang tunas kelapa dengan likaran mengeliinginya
aku ditunjuk untuk menjadi pemimpin regu
menggantikan ketua regu yang berhalangan
yang katanya dia demam panggung,grogi saat dimuka umum
aku sempat ragu dan tersenyum geli, bagaimana bisa ini terjadi
sedang aku sendiri kurang paham bagaimana memimpin
mau tak mau aku paksakan meski rada kikuk
tapi harus tetep maju, ada yang mendorong dibelakangku
bermodal nekad siapkan diri, ada kemungkinan bakal malu
tapi mundur sekarang bukan pilihan tepat
biarlah aku ditumbalkan asal reguku tetap berjalan
cepat aku beradaptasi nyontek gaya sana sini
meniru gaya mereka yang benar-benar pemimpin
terlihat kokoh berdiri tapi dalam hati gemetaran
bercampur peluh yang keluar, antara takut dan kepanasan
tiba akhirnya aba-aba perhatian dari komando upacara
semua ketua harus menyiapkan regunya
aku bingung harus bagaimana, aku diam ....
perhatikan regu sebelah apa yang dia lakukan aku tirukan
begitulah sampai akhirnya tugas ini selesai ..
tubuh langsung lemas lunglai tak bisa diungkapkan
antara girang, lelah juga malu tak terkira
aku berjalan lemas menuju tenda kemahku
lalu rebah hingga akhirnya semua menjadi gelap
tak ada suara aku lelap dalam lelahku
Selasa, 04 Maret 2008
14 agustus
Label: aku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 kritik&saran:
Posting Komentar