ilalang sedih dipinggir jalan
wajahnya sayu kering keriput
siput disampingnya juga hampir mati
liurnya sudah mencair kemana-mana
lalat diatas beterbangan kurang aturan
tidak tahu kalo disini sedang sumbang
tanah kering kerontang ga ada ujan
rekahananya mulai melebar mungkin sejengkal
rusa disini juga mulai bingung
rumput kini sudah hampir habis
katak juga mulai mengeluh
kapan hujan akan turun disini
tuan petani juga mulai risau
tiap hari hanya memandangi ladangnya
semuanya ternyata tengah gelisah
cuma gara gara hujan tak datang...
Senin, 11 Februari 2008
kering
Label: cerita, surat untuk smua
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

1 kritik&saran:
bagus bang antho...
puisi na bagud2...
:O_^V
Posting Komentar