dua bintang meremang di ujung timur
nyala cahayanya tersabut oleh awan
berkedip mengisaratkan bahwa ia ada
angin sepoi menyapu wajah
membasuh muka yang lesu
menyentuh kebawah kulit ini
runtuh jatuh dedaunan
warna kemuning yang mulai kering
menyebar menyeraki pelataran
bulir-bulir embun yang mulai turun
dibawah tiang lampu yang menambah indah
buliran embunpun nampak bercahaya
dengung binatang malam menjadi latarnya
mengiang mengisi sepi dan tenangnya suasana
bagai lengkingan suara biola dan seruling anak gembala
derap-derap kaki yang mulai melemah
berharap segera sampai didepan rumah
membaringkan tubuh yang sejak tadi resah
Selasa, 08 Januari 2008
selasa ini
Label: malam
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

2 kritik&saran:
selasa kemaren...
resahhh dan gelisah
menunggumu di sini... [menunggu hiu mozarella]
akupun resah menunggumu
untuk sekedar beratatapan
trus tabrak-tabrakan
trus jatoh-jatohan
trus guling-gulingan
sambil pelok-pelokan
jadi...
enak ...dwehhh
Posting Komentar